jump to navigation

ALMAMATERKU September 13, 2015

Posted by ppraudlatulmubtadiin in SASTRA.
trackback

ALMAMATERKU

oleh : KH. Madarik Yahya
________________

Katanya;
Tempat ini tak terjamah.
Tempat ini tak megah
Tempat ini tak bergaung.
Tempat ini tak agung.
Tempat ini tak lebar.
Tempat ini tak memancar.
Tempat ini tak maju.
Tempat ini tak bersalju.
Tempat ini tak berkilau.
Tempat ini tak hijau.

Tetapi,
Di sini, para leluhur yang mendirikan, meskipun bermodal swadaya.
Di sini, aku mencari jati diri, walaupun berangkat dari kekuatan kurang daya.
Di sini, aku saling bercengkerama, kendatipun bersama komunitas tak kaya.

Aku bangga dengan tempat ini;
Karena moralitas yang utama, di tengah harga diri menjadi dilema.
Karena loyalitas yang jadi panglima, padahal kemunafikan menjadi problem bersama.
Karena kesederhanaan diposisikan pertama, sementara keserakahan jadi borok sosial yang telah lama.

Aswaja menjadi pedoman hidupnya.
Pesantren menjadi tolok ukurnya.
Riset menjadi praktiknya.

Aku menggores kertas dengan ujung Al-Qolam.
Aku mengeja dan memaknai sebuah Kalam.
Aku kini mengerti halal dan haram.
Aku kini terselamatkan dari seluruh kelam.
Aku kini cium tangan Masyayikh secara mendalam.

Ku hadapkan diri pada sang surya dengan segala tatapan.
Ku bentangkan tangan demi masa depan.
Ku tegakkan kaki sekalipun di atas sebilah papan.

Kataku, kampus ini kampus hijau.

‪#‎embun15‬

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: