jump to navigation

BAGAIMANA SAMPEYAN INI September 13, 2015

Posted by ppraudlatulmubtadiin in SASTRA.
trackback

BAGAIMANA SAMPEYAN INI

oleh : KH. Madarik Yahya
____________________________
Bagaimana sampeyan ini.
Katanya sampeyan santri.
Tetapi kata-kata sampeyan sering tidak hati-hati.
Batas norma acapkali dilewati.
Seakan menyembah, saat sang Guru mendatangi.
Namun perintahnya tak ditaati.
Sekarang sampeyan jarang mengaji.
WA, FB, BB dan Twiter jadi makanan sehari-hari.
Kesenangannya berdebat dan diskusi.
Diarahkan malah menasehati.
Kesalahan orang lain dikuliti.
Dosa sendiri tak sempat ditobati.
Lawan jenis terlarang, malah didekati.
Bukan mahram, justru diembati.
Mengaku berada di penjara suci.
Tapi ikrar santri tak ditepati.
Titah sang Kiai tidak dituruti.
Pulang nanti mengemis diberkahi.

Bagaimana sampeyan ini.
Biaya hidup masih minta dikirimi.
Tapi pada orang tua kurang berbakti.
Pengorbanan mereka tidak diimbangi.
Malah perasaannya selalu disakiti.
Tidak ingat sampeyan sering ditangisi.
Justru tertawa, merokok sambil ngopi.
Jarang berdoa dan memfatihai.
Ternyata kepercayaannya dikhianati.
Mereka keramat yang harus dihormati.
Ee, dihadapannya sampeyan malah berani.
Apa mungkin selamat akan didapati.
Jika di kakinya tak pernah menciumi.

Bagaimana sampeyan ini.
Duh, bagaimana sampeyan ini.

‪#‎embun15_edisipenutup‬

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: